Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan teks

Bagi kamu yang akan mendaftar di perguruan tinggi negeri harus terlebih dahulu mengetahui dampak apabila salah memilih jurusan karena memilih jurusan kuliah bukan hal yang mudah. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal.

Namun, jangan khawatir, yang kita perlukan hanya mengatur strategi yang tepat dalam memilih jurusan yaitu dengan mengutamakan minat. Slameto (2003: 180) mengatakan suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal dari pada hal lainnya, dapat pula dimanifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas.

Minat tidak dibawa sejak lahir, melainkan diperoleh kemudian. Minat terhadap sesuatu dipelajari dan mempengaruhi belajar selanjutnya serta mempengaruhi minat-minat baru. Minat dapat merupakan sebab atau akibat dari suatu pengalaman. Oleh karena itu, minat berhubungan dengan dorongan, motif-motif dan respon-respon manusia.

Ada 3 faktor yang mempengaruhi minat yaitu faktor dorongan atau keinginan dari dalam, faktor motif sosial, dan faktor emosional (Viviepermata, diunduh 14/03/2010, http://vivipermata blog friendster com2008/08/28/).

Faktor dorongan atau keinginan dari dalam yaitu dorongan atau keinginan yang berasal dari dalam diri seseorang terhadap sesuatu yang akan menimbulkan minat tertentu. Faktor-faktor dari dalam menurut Mc Clelland (1955) dalam Utami (2007 : 21-22) sebagai berikut:

a. Motivasi
Keberhasilan kerja memutuhkan motif-motif untuk mendorong atau memberi semangat dalam pekerjaan. Motif itu meliputi motif untuk kreatif dan inovatif yang merupakan motivasi yang mendorong individu mengeluarkan pemikiran yang spontan dalam menghadapi suatu perubahan dengan memberi alternatif yang berbeda dari yang lain. Motif yang lain yaitu motif untuk bekerja yang ada pada individu agar mempunyai semangat atau minat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan serta menjalankan tugas dalam pekerjaan.

b. Pengalaman atau Pengetahuan
Kebutuhan akan pengalaman merupakan pengetahuan yang harus dicari sebanyak mungkin. Pengalaman merupakan pengetahuan atau keterampilan yang dikuasai atau diketahui sebagai akibat dari perbuatan yang telah dilakukan sebelumnya selama jangka waktu tertentu.

c. Kepribadian
Kepribadian rapuh merupakan sesuatu yang negatif pengaruhnya terhadap pekerjaan. Pribadi yang berhasil yaitu apabila seseorang dapat berhubungan secara baik serta dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya secara wajar dan efektif.

Hubungan interaksional yang dilakukan manusia selaku pribadi/anggota kelompok dengan kelompok yang lebih besar yaitu bentuk hubungan interaksi yang terjadi, jenis transaksi yang mengikat individu dalam kelompoknya, pola hubungan kelompok yang dibangunnya, dan sejauh mana hubungan itu berlangsung. Hubungan antara individu dan kelompok besar merupakan hubungan interaksional yang bersifat luas.

Dalam hal ini, keterkaitan seorang mahasiswa dalam kehidupan universitasnya adalah salah satu contohnya. Bagaimana ia menempuh studi tertentu, bagaimana ia menjatuhkan pilihan kepada jenis studi tertentu.

Aspirasi apa yang dikembangkan lalu bagaimana ia menaruh kepercayaan yang akan membimbing studinya. (/ist, foto hipwee, irma s.pd penulis adalah guru bahasa indonesia sma negeri 3 tanjung jabung timur, metrojambi com, msh)